Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D: Bab 2 Proses Penelitian, Masalah, Variabel dan Paradigma Penelitian
HALO!
Hari ini saya akan memberikan suatu resume atau rangkuman BAB 2 dari buku Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D yang ditulis oleh Prof. Dr. Sugiyono.
BAB 2
PROSES PENELITIAN, MASALAH, VARIABEL DAN PARADIGMA PENELITIAN
A. Proses Penelitian Kuantitatif Survei
Gambar: Komponen dan Proses Penelitian Kuantitatif
B. Masalah
- Sumber Masalah
- Terdapat penyimpangan antara pengalaman dan kenyataan.
- Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dengan kenyataan.
- Ada pengaduan.
- Ada kompetisi.
Rumusan masalah berbeda dengan masalah. Masalah merupakan
kesenjangan antara yang diharapkan dengan yang terjadi, sedangkan rumusan
masalah merupakan suatu pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan
data.
Bentuk masalah dapat dikelompokkan ke dalam bentuk:
- Rumusan Masalah Deskriptif. Contoh:
- Seberapa baik kinerja Kabinet Bersatu?
- Bagaimana sikap masyarakat terhadap perguruan tinggi negeri Berbadan Hukum?
- Rumusan Masalah Komparatif. Contoh:
- Adakah perbedaan, kemampuan dan disiplin kerja antara pegawai Swasta Nasional, dan Perusahaan asing (dua variabel, pada dua sampel).
- Adakah perbedaan produktivitas kerja antara Pegawai Negeri, BUMN dan Swasta? (Satu variabel, 3 sampel).
- Rumusan Masalah Asosiatif
- Hubungan simetris. Contoh rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:
- Adakah hubungan antara jumlah payung yang terjual dengan Jumlah Kejahatan? Contoh judul penelitiannya adalah sebagai berikut: "Hubungan antara payung yang terjual dengan tingkat kejahatan".
- Hubungan kausal. Contoh rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:
- Seberapa besar pengaruh tata ruang kantor terhadap efisiensi kerja karyawan?Contoh judul penelitiannya adalah sebagai berikut: "Pengaruh tata ruang kantor terhadap efisiensi kerja karyawan di Departemen X". Contoh dengan satu variabel independen.
- Hubungan interaktif/resiprocal/timbal bailk. Contoh rumusan masalah:
- Hubungan antara motivasi dan prestasi. Disini dapat dinyatakan motivasi mempengaruhi prestasi tetapi juga prestasi mempengaruhi motivasi.
- Variabel Independen: dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel bebas. Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).
- Variabel Dependen: dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas.
Gambar: Contoh Hubungan Variabel Independen-Dependen
- Variabel Moderator: adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen.
Gambar: Contoh Hubungan Variabel Independen-Moderator, Dependen
- Variabel Intervening: variabel ini merupakan variabel penyela/ antara yang terletak di antara variabel independen dan dependen, sehingga variabel independen tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau timbulnya variabel dependen.
Gambar: Contoh Hubungan Variabel Independen-Moderator-Intervening, Dependen
- Variabel Kontrol: adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel indepen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Variabel ini digunakan untuk penelitian yang bersifat membandingkan.
Gambar: Contoh Hubungan Variabel Independen-Kontrol, Dependen
E. Paradigma Penelitian (Model Hubungan Antar Variabel)
Paradigma penelitian diartikan sebagai pola pikir yang menujukkan hubungan antara variabel yang akan diteliti sekaligus mencerminkan jenis dan jumlah rumusan masalah yang perlu dijawab meelalui penelitian.
- Model Hubungan Sederhana
X = Kualitas alat Y = Prestasi barang yang dihasilkan
- Model Hubungan Variabel Sederhana Berurutan
X1
= kualitas input X3 = kualitas output
X2 = kualitas proses Y = kualitas outcome
- Model Hubungan Variabel Ganda dengan Dua Variabel Independen
- Model Hubungan Variabel Ganda dengan Tiga Variabel Independen
- Model Hubungan Variabel Ganda dengan Dua Variabel Dependen
- Model Hubungan Variabel Ganda dengan Dua Variabel Independen dan Dua Dependen
- Paradigma Jalur (Hubungan Variabel Jalur)
F. Menemukan Masalah
Menemukan masalah yang betul-betul
masalah bukan pekerjaan mudah. Oleh karena itu pekerjaan menemukan masalah
merupakan 50% dari kegiatan penelitian. Untuk menemukan masalah dilakukan
dengan cara melakukan analisis masalah, yaitu debgan pohon masalah. Dengan analisis masalah melalui pohon masalah
dapat diketahui mana masalah yang penting, kurang penting dan tidak penting
serta dapat diketahui akar-akar permasalahannya.
Semoga apa yang saya berikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua yaa.. See u on the next information!
Referensi:
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta: Bandung.











Comments
Post a Comment